Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Tiap Hari Terjadi Pelanggaran Kebebasan Beragama Sepanjang 2008

Hervin Saputra

VHRmedia, Jakarta - Sepanjang tahun 2008 terjadi 367 tindakan kekerasan terhadap kebebasan beragama. Artinya rata-rata setiap hari terjadi kasus pelanggaran. Hal itu disampaikan dalam laporan pemantauan kebebasan beragama/berkeyakinan oleh Setara Institute di Jakarta, Selasa (13/1). Laporan ini disusun berdasarkan pemantauan di 10 wilayah di Indonesia.


Parameter yang digunakan untuk menentukan pelanggaran adalah Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah diratifikasi Indonesia dan Deklarasi PBB tentang Penghapusan Segala Bentuk Intoleransi dan Diskriminasi Berdasarkan Agama/Keyakinan.


Ketua Badan Pengurus Harian Setara Institute Hendardi mengatakan, pada 2008 pelanggaran meningkat pada bulan Juni  disebabkan saat itu terjadi penyerangan massa terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. "Pada tempo-tempo tertentu terjadi peningkatan pelanggaran. Terutama dipicu keluarnya SKB (surat keputusan bersama) mengenai pelarangan Ahmadiyah."


Menurut Hendardi, Jemaat Ahmadiyah Indonesia menjadi pihak yang paling banyak mengalami pelanggaran kebebasan beragama, sebanyak 238 peristiwa. Peningkatan ini terjadi karena tidak adanya pengakuan terhadap kebebasan beragama yang secara utuh dijamin oleh konstitusi. Kebebasan beragama dan berkeyakinan yang termuat dalam UUD 1945 masih multitafsir. "Sangat mudah ditafsirkan oleh banyak pihak untuk kepentingannya."


Hendardi menjelaskan, pelaku pelanggaran kebebasan beragama pada 2008 juga semakin beragam. Jika pada 2007 sebagian besar pelanggaran dilakukan sekelompok organisasi Islam radikal, pada 2008 jumlahnya bertambah baik secara organisasi maupun individu. "Ini berbahaya. Individu-individu juga sering melakukan."


Di sisi lain, negara juga turut melakukan pelanggaran kebebasan beragama. Dari 367 pelanggaran, 188 pelanggaran di antaranya melibatkan negara. Sebagai aktor, negara melanggar 99 kali, sedangkan 89 kali melalui pembiaran (omisi). "Institusi negara yang banyak melakukan pelanggaran adalah kepolisian," kata Hendardi.


Menurut laporan itu, negara belum memberi tindakan apa pun atas sejumlah pelanggaran tersebut. Tindakan negara hanya menjerat Ketua Front Pembela Islam dan Panglima Laskar Pembela Islam dengan kurungan 1,5 tahun terkait kekerasan di Monumen Nasional.


Setara Institute meminta amandemen UUD 1945 untuk menyempurnakan hak kebebasan beragama. Selain itu, presiden diminta mencabut SKB tentang pelarangan Ahmadiyah. "Ini jelas bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan," ujar Hendardi. (E2)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua