Voice of Human Rights News Center

English English 07 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Jelang Pemilu 2009

Perlu Dibentuk Dewan Etik Lembaga Survei

Hervin Saputra & Nina Suartika

VHRmedia, Jakarta -Perlu dibentuk dewan etik lembaga survei agar objektivitas hasil survei dapat dipertanggungjawabkan. Hal itu untuk menjawab keraguan atas kredibilitas lembaga survei yang bermunculan menjelang Pemilu 2009.


Usulan tersebut dilontarkan Fachri Hamzah, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR. Menurut dia, dewan etik dapat dibentuk oleh asosiasi sejumlah lembaga survei. "Ya semacam dewan etik-lah," kata Fachri di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Jumat (9/1).


Namun, dia mengingatkan asosiasi itu jangan menerapkan sistem "kartel" dalam merumuskan kode etik dan dewan etik. "Jangan sampai ada tren kartel. Mereka (lembaga survei) berkumpul, lalu tukar-tukaran data," katanya.


Fachri menilai maraknya lembaga survei menjelang Pemilu 2009 tidak disertai transparansi pelaksanaan surveinya. Lembaga survei kerap tidak bisa membedakan survei objektif dan survei yang semata untuk kampanye. "Metodenya dicampur-campur. Itu perdagangan terbuka," ujarnya.


Lembaga survei, kata dia, juga masih mengukur kecenderungan yang klise seperti survei popularitas parpol dan capres. Seharusnya lembaga survei mengukur kecenderungan yang tidak bisa dibaca secara umum seperti melonjaknya perolehan Partai Demokrat dan terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono pada Pemilu 2004.


Direktur Riset Institute Survei Publik Isra Ramli mengatakan ada hal-hal ilmiah yang dapat dimanipulasi partai karena kemasannya survei. Misalnya, orang yang menyampaikan dengan klaim akademis hingga dianggap ilmiah. "Meskipun tidak semua survei yang dipesan menjadi tidak kredibel," ujarnya.


Direktur Indobarometer M Chudori memandang banyak persoalan penting yang perlu disurvei ketimbang popularitas parpol dan capres. Misalnya, tingkat pemahaman dan persepsi masyarakat terhadap mekanisme pemilu. "Ada banyak, bukan cuma popularitas parpol."


Dia mengecam langkah parpol dan kandidat yang membayar lembaga survei hanya untuk dianggap paling populer. Mereka seharusnya mencari hasil survei yang objektif untuk menentukan langkah politiknya. "Kalau hanya untuk menyenangkan diri sendiri, itu namanya onani politik," katanya.


Chudori memprediksi sejumlah lembaga survei bermunculan dan bekerja hanya untuk kampanye tanpa objektifitas akan habis setelah pemilu dan pilpres 2009. "Yang bertahan lembaga survei yang memang mendedikasikan dirinya untuk (survei objektif) ini," ujarnya. (E4)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


Belum ada yang berkomentar

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua