Voice of Human Rights News Center

English English 22 Maret 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Berita

Kasasi Putusan Bebas Muchdi Pr

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

Kurniawan Tri Yunanto

VHRmedia, Jakarta - Menanggapi terpilihnya Harifin A Tumpa sebagai Ketua Mahkamah Agung, Imparsial meminta lembaga peradilan itu lebih mempertimbangkan pendekatan hak asasi manusia dalam konteks kasasi yang akan diajukan jaksa terhadap putusan bebas Muchdi Purwopranjono dalam kasus pembunuhan Munir.


Direktur Manajerial Imparsial Rusdi Marpaung mengatakan, terlepas ada polemik atas terpilihnya Harifin A Tumpa, sebagai gawang terakhir penegakan hukum, MA harus melihat kasus pembunuhan Munir sebagai kejahatan konspirasi yang melibatkan institusi negara.


Hal itu terkait juga pernyataan Harifin bahwa korupsi ditafsirkan sebagai penyalahgunaan kekuasaan negara. "Jangan gunakan hukum positif, tapi lihatlah kasus Munir ini dalam kaca mata antara negara dan rakyat. Jangan sampai hukum dijadikan alat kekuasaan negara seperti zaman otoriter," kata Rusdi di Jakarta, Jumat (16/1).


Menurut Rusdi, independensi dan imparsialitas peradilan merupakan aturan yang diakui secara universal. Independensi merupakan bentuk kemandirian hakim yang terbebas dari pengaruh. Apalagi syarat utama penegakan HAM secara universal adalah prinsip nondiskriminasi, partisipasi, dan penegakan hukum. "Kami perlu mengingatkan MA harus memperhatikan kepentingan korban, dalam hal ini keluarga Munir, sebagai pijakan dalam upaya kasasi yang akan dilakukan kejaksaan."


Ketua MA yang baru diharapkan juga menyadari pentingnya perbedaan posisi korban (Munir) sebagai warga negara dengan pelaku yang menggunakan sarana negara. "Kami berharap jajaran MA tidak hanya berkomitmen pada kasus korupsi, tapi juga lebih berani dan mempunyai posisi jelas dalam pelanggaran maupun kejahatan yang dilakukan aparat negara, baik langsung atau tidak langsung," kata Bhatara Ibnu Reza, Koordinator Riset HAM Imparsial.


Imparsial mengingatkan, kasus pembunuhan Munir tidak bisa dilihat sebagai kasus dengan pelaku individu. Apalagi putusan peninjauan kembali (PK) Pollycarpus Budihari Priyanto melansir bahwa kasus pembunuhan Munir bernuansa kejahatan konspirasi.


Terkait rencana kasasi jaksa, tim pembela Muchdi Pr terus mendatangi pihak-pihak yang terkait dengan kasasi. Setelah mendatangi Komnas HAM agar mencabut rencana eksaminasi dan Komisi Yudisial yang sedang melakukan investigasi, tim penasihat hukum Muchdi juga mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kali ini mereka meminta agar pengadilan tidak mengirimkan memori jaksa ke Mahkamah Agung. (E4)

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait


1 Komentar

  1. jhon
    2 Februari 2009 pukul 14:47

    MA sudah punya referensi sebelumnya tentang putusan Pollycarpus, jadi tak usah khawatir, Muchdi PASTI DIHUKUM........

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail (tidak dipublikasikan)
Isikan kode dikiri pada input form dikanan, refresh untuk me-reload kode. ( case and sensitif )


Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Kisah

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:24 WIB

Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru yang segar, sederhana, dan lebih mendalam dengan pemilihan kategori tema. Kunjungi VHRmedia baru di: http://www.vhrmedia.com//


Redaksi

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua