VHRmedia.com

LIST ARTIKEL

Jejak Langkah

14 Juni 2010 - 14:31 WIB

VHRmedia memiliki obsesi “ingin dilihat orang”, dalam arti ingin memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada masyarakat. Kami akan mewujudkan obsesi itu, dari hari ke hari dalam perjalanan kami. 

Peduli Itu Mudah

4 Juni 2010 - 14:41 WIB

“Untuk apa kalian sekolah?”
“Pernahkah kalian menyadari betapa banyak anak muda seusia kalian yang tak bisa sekolah?”

Lebih Buta dari Orang Buta

8 April 2010 - 14:47 WIB

Apakah yang menggerakkan seseorang untuk peduli pada seorang tunanetra atau tunarungu atau penyandang cacat lainnya? Ketika melihat seorang penyandang cacat, reaksi spontan setiap orang bisa berbeda-beda. Sebagian orang spontan merasa kasihan, jatuh iba. Sebagian lainnya bisa saja seketika merasa ngeri, takut, atau jijik. Lalu mungkin ada juga yang bengong saja. Tak tahu harus merasa atau bereaksi seperti apa. Memang tak ada reaksi yang bisa dibakukan, dijadikan sebagai standar reaksi atau keharusan bereaksi. Tak ada dan tak bisa. Reaksi seseorang adalah cerminan kepribadian orang yang bersangkutan. Dan, karena setiap orang adalah unik, maka reaksi setiap orang pun seyogianya memang unik dan berbeda. Namun, seperti ditegaskan oleh hampir setiap negara di belahan bumi ini dalam undang-undang mereka, meski unik, setiap manusia sama derajat dan martabatnya, terutama di mata hukum.

Menggugat Hari Pers Nasional

9 Februari 2010 - 13:31 WIB

Hari ini, Presiden dan para tokoh pers memperingati Hari Pers Nasional di Palembang. Sejak tahun 1985, setiap 9 Februari Hari Pers Nasional diperingati para petinggi pers dan pejabat negara. Namun, satu hal dilupakan, apa dasar penetapan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional?

Tahun Baru, Harapan Baru, Semangat Baru, Gus Dur Baru

6 Januari 2010 - 15:43 WIB

Memasuki tahun 2010, bangsa Indonesia kehilangan dua tokoh penting dalam perjuangan demokrasi, pluralisme, dan hak asasi manusia. Gus Dur dan Frans Seda telah berpulang di akhir tahun 2009, dalam waktu hampir bersamaan. Di tahun 2009, bangsa Indonesia juga seharusnya berkabung untuk seorang tokoh muda tak dikenal yang sebenarnya berjasa besar membangun gerakan demokrasi di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Nama tokoh muda pendiri Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi itu adalah Andi Munajat. Ia meninggal bersama anak bungsunya yang baru berumur 5 tahun, Dipa Nuswantara, dalam sebuah kecelakaan maut di jalan raya Pelaihari yang menghubungkan Banjarmasin sampai Batu Licin.

Radio Tanggap Bencana

9 Oktober 2009 - 15:42 WIB

Gempa berkekuatan 7,6  skala Richter di Padang telah meluluhlantakkan bangunan kehidupan dan segala perangkat yang ada di dalamnya. Begitulah bencana menyapa manusia. Kematian dan kehancuran. Penderitaan dan kesengsaraan. Kita tak perlu memperdebatkan argumen-argumen raison d’etre versus teologi kosmologis sebuah bencana. Keduanya memiliki porsi kebenaran masing-masing yang berdiri sendiri dan tak perlu dicampuradukkan. Kita boleh memilih untuk menerima kebenaran yang mana pun sebagai pilihan bebas dan personal. Cukup begitu saja, karena selanjutnya kita harus bertindak dan berbuat secara nyata untuk turut berpartisipasi membantu korban bencana sesuai kemampuan, kapasitas, dan energi kita.

Ladang Perminus

5 Agustus 2009 - 12:55 WIB

Pemberantasan korupsi seharusnya menjadi tugas dan tanggung jawab bersama yang bisa menyatukan berbagai perbedaan dari semua komponen masyarakat. Korban korupsi tak membedakan golongan, suku, agama, status sosial, ataupun ideologi tertentu. Rakyatlah yang menjadi korban secara keseluruhan.

Merajut Suara dari Pinggir

7 Juli 2009 - 17:50 WIB

Media baru di negeri ini mempunyai ceruk pasar yang sangat besar. Apabila kita tidak mulai merancang aksi untuk masuk kancah dunia baru itu (yang sayangnya harus bersifat komersial), maka kepentingan rakyat akan selalu jatuh dalam posisi sebagai konsumen dan pasar industri media penyiaran, meski fitrah media baru adalah partisipasi dan kesetaraan dalam mengakses serta memproduksi informasi.