jenazah,bmi,pjtki,bandara,juanda,pungli, Bandara Juanda Bantah Persulit Pemulangan Jenazah BMI VHRmedia.com

Buruh Migran Indonesia Bandara Juanda Bantah Persulit Pemulangan Jenazah BMI

3 Juli 2009 - 16:27 WIB

VHRmedia, Surabaya – PT Angkasa Pura I, pengelola Bandar Udara Juanda Surabaya, Jawa Timur, membantah mempersulit pemulangan jenazah Lukman Fatoni, buruh migran asal Madiun.
 
Humas PT Angkasa Pura I Edmundus Priyono mengatakan pihaknya melakukan tindakan berdasarkan aturan. Di antaranya, melengkapi dokumen pemulangan jenazah Lukman. “Tidak ada sedikit pun keinginan untuk mempersulit proses pemulangan jenazah. Kami hanya melakukan apa yang seharusnya kami lakukan,” kata Priyono, di Bandara Juanda, Jumat (3/7).
 
Priyono mengaku belum menerima laporan adanya pungutan liar dalam proses pemulangan jenazah Lukman Fatoni di Bandara Juanda. Dia mengaku akan memeriksa kebenaran hal tersebut kepada petugas kargo penumpang. “Saya akan segera mengecek ini. Jika benar, saya akan jatuhkan sanksi kepada petugas,” ujarnya.
 
Menurut Priyono, setiap penumpang yang menggunakan ruang kargo bandara dikenai biaya Rp 50 ribu. Sedangkan biaya sewa ambulans Rp 30 ribu dibebankan kepada pihak keluarga yang sudah tidak perlu mengeluarkan biaya lainnya.
 
Keterangan Priyono berbeda dari peryataan Arifin, kakak ipar Lukman, yang turut mengambil jenazah di Bandara Junda. Dia mengaku dikenai biaya Rp 500 ribu oleh petugas Bandara untuk menebus jenazah adiknya itu. “Perusahaan tempat adik saya bekerja menyatakan pihak keluarga tidak usah keluar biaya. Tapi kenyataannya, kami tetap ditarik biaya,” ujar Arifin.
 
Lukman Fatoni, dikabarkan meninggal akibat terjatuh dari lantai 12 tempatnya bekerja di Malaysia, 29 Juni lalu. Lukman luka parah di kepala serta patah kaki dan tangan. (E1)

Foto: VHRmedia/Hadi Waluyo

VHRmedia.com Bookmark and Share
Beri Komentar Share on Facebook Print Kirim ke Teman

Berikan Komentar Anda

Nama
E-mail *tidak dipublikasikan
Komentar

Isikan kode disamping, refresh untuk me-reload kode.
 

 

Terkini

Aksi Bakar Quran Ancam Tentara AS di Afganistan

7 September 2010 - 19:42 WIB


VHRmedia, Afghanistan
– Komandan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan mengkritik sebuah gereja di Florida yang berencana membakar Quran memperingati tragedi 11 September. Aksi membakar Quran akan memberikan masalah serius bagi tentara Amerika yang ditempatkan di berbagai negara, terutama di negara Islam.

Terpopuler